MUSTIKA WANGI-TUNE UP MOBIL INJEKSI

KURSUS MENGEMUDI MAJALENGKA
Prosedur tune up mobil EFI (Elektronic Fuel Injection) yang telah dipilih dalam topik penulis, akan pengarang uraikan bahasannya sebagai berikut.

PENGERTIAN TUNE UP

Tune up ialah servis enteng yang berupa pengecekan komponen mesin, penyetelan, dan perawatan mesin guna mengembalikan situasi mobil seperti situasi semula. Tune up adalahjenis servis yang sangat sering dilakukan dikomparasikan dengan jenis servis lainnya, jadi tune up adalahservis urgen pada suatu mobil.

KEUNTUNGAN TUNE UP

Dengan proses tune up yang sesuai formalitas operasional kerja, bakal diperoleh sejumlah keuntungan sebagai berikut.

Waktu yang diperlukan relatif singkat.
Tenaga yang diperlukan untuk servis relatif ringan.
Peralatan yang lebih tahan lama sebab frekuensi pemakaian alat yang berkurang.
Kondisi mobil lebih duratif kualitasnya.
PERALATAN TUNE UP

Dalam proses tune up usahakan minimalkan pemakaian alat kerja yang berlebih. Persiapan perangkat yang berlebih menandakan kurangnya pemahaman terhadap mesin. Alat kerja yang diperlukan dalam proses tune up ialah sebagai berikut.

Kunci pas bermanfaat untuk memasang atau mencungkil kepala baut/mur yang memiliki momen pengencangan yang relatif kecil dan melulu memungkinkan bisa bekerja pada ruang terbatas.
Kunci ring bermanfaat memasang atau melepas kepala baut yang memiliki momen pengencangan yang lumayan besar dan memungkinkan bisa bekerja pada ruang terbatas.
Obeng offset (+/-) bermanfaat untuk mengencangkan baut dengan kepala beralur atau sekrup yang letaknya tidak dapat dicapai oleh jenis obeng biasa.
Pengukur celah (feeler gauge) bermanfaat untuk menata ketebalan celah diantara dua benda kerja.
Ampelas/kertas gosok bermanfaat untuk mencuci komponen mesin yang kotor dampak karat.
Hidrometer bermanfaat untuk mengukur berat jenis kandungan cairan elektrolit pada baterai.
Alat pengukur desakan kompresi bermanfaat untuk mengukur seberapa besar desakan kompresi pada silinder mesin.
Dweel meter bermanfaat untuk mengukur sudut pengapian pada mesin.
Avometer bermanfaat untuk memahami sambung atau tidaknya dua buah terminal.
Radiator cup tester bermanfaat untuk mengukur desakan tegangan pegas dari tutup radiator.
PROSES SEBELUM TUNE UP MOBIL EFI

Proses ini perlu dilakukan karena guna mengetahui situasi mesin agar tidak terjadi kemalangan kerja. Langkah-langkah dalam proses ini ialah sebagai berikut.

Memeriksaan elevasi air radiator, andai kurang air bisa ditambahkan air secukupnya.
Memeriksa oli mesin, meliputi situasi oli mesin dan volume oli mesin.
Kondisi visual mesin, dan pastikan mesin dalam situasi yang aman guna dihidupkan.
Menghidupkan mesin dalam putaran stasioner sekitar 5-7 menit.
URUTAN PROSES TUNE UP MOBIL EFI (Elektronic Fuel Injection)

Proses tune up mesti berurut bertujuan agar tidak terjadi duplikasi pekerjaan, sebab servis komponen tertentu dapat dominan terhadap komponen mesin yang lainnya. Urutan proses tune up mobil EFI yang benar sesuai formalitas operasional kerja ialah sebagai berikut.

Saringan udara (Air Filter)
Prosesnya lumayan mudah, merombak komponennya lantas bersihkan komponen didalam saringan udara dengan memakai udara bertekanan.

Sistem Pendingin
Memeriksa tinggi air pendingin, elevasi harus hingga pada garis sarat pada tangki
Memeriksa bisa jadi ada :
kerusakan pada radiator maupun selang.
klem selang yang longgar.
berkaratnya kisi-kisi radiator.
kebocoran pompa air dan inti radiator.
Memeriksa teknik kerja tutup radiator.
Dengan memakai radiator cup tester cek tegangan pegas dan status katup vakum dari tutup radiator. Jika tutup membuka pada desakan dibawah angka spesifikasi maka tutup radiator mesti diganti.

Tekanan pendahuluan katup : Standart ; 0,75 kg/cm2 – 1,05 kg/cm2

Limit ; 0,6 kg/cm2

Tali Kipas
Memeriksa secara visual dari bisa jadi :
rusak, berubah format atau tali kipas yang telah aus.
terkena oli atau gemuk.
persinggungan yang tidak sempurna antara tali dengan puli.
Memeriksa dan menyetel kekencangan tali kipas.
Dengan kekuatan desakan 10 kg, tekan tali dan tali mesti mengindikasikan kekencangan yang cocok spesifikasi.

Lenturan tali kipas pada desakan 10 kg :

Pompa air – alternator; 7-11 mm

Engkol – kompresor; 11-14 mm

Baterai
Periksa baterai dari bisa jadi :
penyangga baterai berkarat
hubungan terminal yang longgar
terminal berkarat.
baterai bobrok atau berkarat.
Pengukuran berat jenis elektrolit baterai :
periksa berat jenis elektrolit pada baterai memakai Berat jenis: 1,25 kg/cm3 pada suhu 20° C.
periksa banyaknya elektrolit pada masing-masing sel, andai ada perbedaan yang tidak seharusnya, isilah dengan air suling.
Oli Mesin
Periksa tinggi oli mesin.
Tinggi oli mesin mesti berada diantara tanda L dan F pada stik oli mesin, andai lebih rendah periksa bisa jadi ada kebocoran, andai tidak terjadi kebocoran dapat ditambahkan oli mesinnya.

Periksa kualitas oli mesin.
Periksa kualitas dan kekentalan oli mesin, andai oli mesin telah encer dan berwarna keruh, butuh diganti oli mesinnya.

Busi
Periksa busi dari kemungkinan.
Retak atau kehancuran lain pada ulir isolator.
Gasket bobrok atau berubah bentuk.
Elektroda terbakar atau ada kotoran yang berlebih.
Bersihkan busi.
Jangan memakai alat pembersih busi lebih lama dari yang diperlukan.
Hembuskan kampoun dan karbon pembersih dengan udara bertekanan.
Setel celah busi.
Periksa masing-masing celah busi memakai alat pengukur celah busi. Standart celah busi maksimal 1 mm. Jika perlu, setel dengan membengkokkan unsur yang menonjol dari elektroda.

Kabel Tegangan Tinggi
Periksa kondisi jasmani kabel dari bisa jadi terjadinya retakan atau putus pada kabel.
Periksa tahanan kabel.
Pada waktu unik kabel busi, tariklah dengan memegang unsur ujung kabel, tidak boleh memegang unsur tengah kabel. Periksa tahanan kabel memakai avometer, hubungkan ke dua terminal kabel, tahanan kabel mesti tidak cukup dari 25 KΩ per kabel.

Distributor
Periksa dan setel celah platina.
Jika platina terbakar parah, maka platina mesti diganti.
Setel celah platina dan pegas penahan.
Celah blok ; 0,45 mm.

Celah platina ; 0,2 mm – 0,4 mm.

Periksa sudut pengapian dengan Dwell Tester.
Sudut pengapian ; 52° ± 6° ketika posisi mesin stasioner.

Pemeriksaan ketika pengapian.
Setel putaran mesin pada putaran idle, oktan selektor mesti disetel pada posisi standart.

Saat pengapian : (pada maksimum 950 rpm).

Seri 2K, 3K, 4K : 8° sebelum TMA.

Tekanan Kompresi
Panaskan mesin terlebih dahulu sekitar 5 menit, lantas matikan.
Buka seluruh busi.
Lepas kabel tegangan tinggi dari koil pengapian agar aliran sekunder terputus.
Masukkan perangkat tes desakan kompresi ke dalam lubang busi.
Buka katup throtel sepenuhnya dan baca desakan kompresi sedangkan mesin diputar dengan motor starter.
Catatan : usahakan pengukuran dilaksanakan dalam masa-masa yang singkat.
Putaran : 250 rpm

Tekanan kompresi : Mesin 5K ; STD ; 12,6 kg/cm2

Limit ; 9,5 kg/cm2

Mesin di samping 5K : STD ; 11 kg/cm2

Limit ; 9,0 kg/cm2

PENGGUNAAN ALAT SCAN TOOL

Mobil EFI memang memiliki pelbagai sensor yang letaknya untuk masing-masing jenis mobil akan bertolak belakang letaknya. Penulis akan mengemukakan letak sensor pada mobil Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Letak sensor EFI pada toyota Avanza dan Daihatsu Xenia


Letak sensor dan injektor mesin avanza dan xenia:

Sensor Posisi Throttle (TPS).
Idle Speed Control Valve.
Injektor Bahan Bakar.
Coil
Sensor Posisi
Sensor Temperatur Cairan Pendingin.
Sensor Heated
Swicth Posisi Parkir/Netral.
Camchaft Timing Oil.
Sensor
Sensor Posisi
Jika ada masalah dan lampu MIL (Mal Indicator Lamp) pada dashboard menyerahkan isyarat, maka butuh adanya perbaikan guna melihat kehancuran pada sensor itu dapat memakai scan tool dengan teknik sebagai berikut. Diagnosis kehancuran dengan scan tool mobil toyota avanza:

Pastikan kendaraan membutuhkan perbaikan.
Temukan DLC (Data Link Conector) pada dashboard
Pilih scan tool cocok dengan jenis kendaraan.
Kemudian hubungkan terminal scan tool dengan terminal DLC.
Posisikan kunci kontak on.
Kemudian pilih enter pada scan tool guna masuk, pilih jenis kendaraan.
Pilih diagnosis kode untuk menyimak kerusakan, andai sudah terbaca perbaiki sensor yang rusak.
Kemudian pilih erase guna menghapus data link yang tersimpan.
Kemudian lakuakan sekali lagi guna meyakinkan kendaraan pada suasana baik.
Off kankunci kontak lantas lepas konektor dan bersihkan lokasi kerja sebagai etape akhir.

Komentar